Rasa
Jogjakarta, 09 Maret 2018 --tafanaakurniaa Seharusnya kamu mengikuti saran ku saja agar kita tidak kehujanan. Tetapi kamu memang sangat keras kepala. Dari warung lesehan itu kerumahku, jaraknya cukup jauh, dan kamu harus memutar dua kali lebih jauh untuk pulang. Tetapi itulah hebatnya jatuh cinta. Semua terkalahkan oleh rasa yang sedang ada. Lalu, hujan semakin deras. Aku memakai baju kemeja maroon malam itu. Sedangkan kamu memakai baju putih lengan pendek, tak lupa dengan jaket denim kesayangan mu. Kamu pun menyarankan agar aku memakai jaketmu, agar tidak basah kuyup. Tapi aku menolak dengan jawaban bahwa kamu jauh membutuhkannya. Tapi itulah kamu. Kamu menepikan motor scoopy mu, hanya untuk memakaikan jaketmu ke badan ku. Sesampainya didepan rumah, aku langsung turun dari scoopy merah hitam mu itu. Kamu pun masih konyol dengan melindungi kepalaku dari rintikan hujan hingga kedepan teras. Kamu juga menolak ajakanku untuk masuk sekedar minum teh atau mengeringkan bad...